Petugas PLN


Medan Top - Jelang Natal dan Tahun Baru 2021, PT PLN Unit Induk Wilayah Sumatra Utara (UIW SUMUT) siagakan 3000 personil untuk amankan jaringan listrik di Provinsi Sumatera Utara. Personil yang bersiaga ditempatkan di 237 pos di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

PLN memastikan keandalan sistem ketenagalistrikan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2021. PLN sudah melakukan berbagai persiapan untuk menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan agar masyarakat bisa merayakan Natal dan Tahun Baru.

Hal ini mengingat pemerintah sudah mengimbau untuk tidak melakukan perayaan Natal dan Tahun Baru dengan keramaian untuk mencegah penyebaran COVID-19. Sehingga masyarakat diimbau tetap berada di rumah.

Ketersediaan tenaga listrik dipastikan terpenuhi ke segala penjuru hingga daerah terpencil dan pulau terluar di Sumut. “Sistem pembangkitan kita sudah mencapai pulau-pulau terluar dan daerah terpencil. Seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk kecukupan daya kita sudah cukup baik. Ini sudah memasuki masa-masa siap siaga. Kita melakukan kegiatan pemeliharaan di seluruh infrastruktur,” ujar General Manager PLN UIW Sumut M Irwansyah Putra, Selasa (22/12/2020).

Irwansyah juga berharap PLN bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk para pelanggannya. Pihaknya juga sudah memetakan berbagai potensi yang bisa mengganggu keandalan jaringan listrik. Termasuk bencana alam yang terus mengintai di penghujung tahun.

“Mudah-mudahan dengan kesiagaan kita, kita bisa merayakan natal 2020 dengan khidmat dan dapat menyambut 2021 dengan khidmat dan dengan baik,” ungkapnya.

Saat ini kapasitas listrik di Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) mencapai 2.749 Megawatt (MW) dengan Beban Puncak (BP) tertinggi pada 2.283 MW. Kapasitas ini sudah termasuk distribusi listrik ke Aceh. Sementara untuk Sumut BP tertinggi berada pada angka 1.811 MW. Total cadangan listriknya mencapai 453 MW.

Kata Harryadi, PLN juga terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk penanganan  jaringan listrik. Daerah rawan bencana menjadi prioritas. Sehingga petugas PLN bisa sigap dalam penanganan gangguan karena bencana alam.  

“PLN 24 jam siap untuk menghadapi gangguan infrastruktur ketenagalistrikan. Kita juga berkoordinasi denga BPBD setempat,” pungkasnya.

Harryadi juga menjelaskan soal  pemadaman listrik yang sering kali menjadi keluhan masyarakat. Kata dia, ada dua sebab listrik padam. Pertama  karena terdapat gangguan pada jaringan. Kedua pemadaman terencana yang dilakukan karena adanya pemeliharaan jaringan. (RED01)

Lebih baru Lebih lama