Potongan kepala mirip kucing ditemukan di sebuah rumah Jalan Tangguk Bongkar, Medan Denai, Kamis (28/1/2021). (istimewa)


MEDAN TOP – Penjagalan kucing viral di media sosial (medsos) sejak kemarin.Sebuah foto terkait penjagalan kucing di akun media sosial Instagram viral. Seorang perempuan menggunakan helm hitam terlihat sedang berusaha membuka karung di depan sebuah rumah, Rabu (27/1/2021).

Foto yang diunggah akun @soniarizkikarai itu mendapat like hingga 70.208 dengan 9.289 komentar. Akun tersebut juga mengunggah foto kucingnya yang bernama Tayo saat masih hidup. Foto itu mendapat like dan komentar hingga ribuan kali. Unggahan berikutnya berupa 4 foto yang memperlihatkan kepala kucing beserta usus. Foto itu diberita keterangan : “Slide terakhir kepala tayo”.

Berdasarkan informasi, Kamis (28/1/2021) pagi, lokasi penemuan kucing itu berada di Jalan Tangguk Bongkar 7, Kelurahan Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai. Di lokasi dalam foto, masih terlihat tumpukan kayu dan papan di atas parit. Begitu juga dengan karung lusuh yang diduga bekas darah.

Sementara di lantai, terlihat potongan kayu balok berbentuk bulat yang juga terlihat cairan diduga darah, warnanya merah kehitaman. Seorang perempuan dan pemuda duduk di kursi dekat pintu rumah, persis seperti yang terlihat pada unggahan yang viral tersebut.

Di dalam parit, tepat di bawah perempuan menggunakan helm yang membuka karung tersebut, masih terlihat diduga usus hewan yang mengambang, baunya busuk.

Saat itu, sejumlah personel Polsek Medan Area berada di lokasi. Dari awalnya sepi, dalam waktu sebentar saja warga mulai berkerumun. Salah seorang polisi kemudian membuka karung yang berada di sudut tumpukan kayu. Karung goni putih dan lusuh itu dalam keadaan terikat. Dia membuka ikatan dengan pisau dapur kemudian mengeceknya.

Seketika itu juga aroma busuk menyeruak dari dalam karung. Awalnya diduga berisi isi perut babi. Setelah diperiksa lebih teliti, ternyata berisi beberapa kepala kucing yang bulunya sudah rontok dan mulai membusuk. Kepala kucing itu beberapa terbelit isi perut. Polisi itu mengeluarkan ada 2 kepala kucing.

“Udah lah, dua ini aja yang dikeluarkan ya. Bau kali. Masih ada lagi ni di dalam karung ini, sama isi perutnya. Kirain tadi usus babi,” katanya.

Dua kepala kucing itu diletakkannya di atas potongan kayu berbentuk bulat beserta dengan pisaunya. Sesaat kemudian dia pun memasukkannya kembali ke karung dan disimpannya ke dalam plastik hitam sebagai barang bukti. “Kita bawa lah ini ke Polsek (Medan Area). Kita bawa barangnya ini,” ujarnya.

Sekitar pukul 11.30 WIB, seorang perempuan berkerudung dan bermasker hitam tiba di lokasi bersama dengan kawan-kawannya. Dia adalah Sonia Rizki, yang mengunggah foto dan video viral di akun Instagramnya. Kepada wartawan dia menjelaskan bagaimana awalnya sehingga menemukan kepala Tayo di karung tersebut.

“Pertama saya tanya ke tetangga saya, katanya ada 2 anak-anak yang melihat kucingnya dimasukkan ke dalam goni. Memang orang sini semua pada tahu kalau bapak yang ini suka motongin kucing dan anjing untuk dikonsumsi biasanya untuk sekalian minum tuak gitu, biasanya,” katanya.

Dijelaskannya, dia pun bersama dengan saudaranya mencari sekeliling rumahnya di Tangguk Bongkar 3 hingga ke Tangguk Bongkar 7. Dia lalu bertanya dengan warga, dan ditunjukkan ke alamat yang salah. Hingga akhirnya dia bertanya kepada anak-anak dan ditunjukkan ke tempat yang benar.

Di salah satu rumah, dia berhenti dan menanyakan keberadaan seseorang yang diduga mengetahui kucingnya. Namun, saat itu dia tidak berhasil.

“Saya datang, jumpa sama adiknya. Katanya bilang aja sama saya. Saya bilang saya jumpa langsung aja sama bapak yang bersangkutan,” katanya.

Karena tidak berhasil, dia pun hendak bergegas pulang. Namun seketika itu dia melihat ada goni di depan rumahnya. Di samping goni itu, terdapat seperti banyak darah. Saat itu, seseorang di rumah tersebut mengatakan bahwa di dalam karung tersebut (daging) anjing, bukan kucing. Karena penasaran, dia pun membuka goni tersebut dan menemukan kepala kucing dalam karung.

“Terus saya tanya, apa ini pak. Itu anjing kak, bukan kucing, kata keluarganya. Karena kami penasaran, kami buka aja kan ternyata di situ banyak kepala kucing. Kemarin saya pas buka ada sekitar 4 atau 5 kepala kucing terus saya juga merasa salah satu kucing saya ada di situ,” tukasnya.

Dia merasa yakin di dalam karung tersebut salah satunya adalah kucingnya karena, kucing domestik kepalanya lebih kecil. Sementara kucing miliknya adalah kucing persia jenis big bone, sehingga lebih besar.

Menurutnya, di dalam karung tersebut terdapat kepala kucing yang kerangkanya berbeda sendiri. Seseorang di rumah tersebut sempat bilang bahwa itu kepala anjing, bukan kucing namun dia tetap yakin itu kepala kucing karena dia tahu membedakan kepala anjing dan kucing.

“Harapannya, dihentikan lah. Biar tak ada korban kucing dan anjing selanjutnya. Masih banyak makanan yang lebih layak, dibandingkan kucing dan anjing. Saya pun bingung kenapa banyak yang sudah tahu tapi bungkam,” kesalnya.

Sementara itu, Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago ketika ditemui di kantornya enggan memberi keterangan kepada awak media. Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Rianto ketika dikonfirmasi melalui telepon sebelumnya mengatakan tim sudah diturunkan ke lokasi.

“Tim masih mencari ibu itu. Maksudnya gini, biar kita jumpa juga ibu itu, kemarin katanya ke kantor polisi. Kantor polisi mana,” katanya.

Menurutnya, dilihat dari tempat kejadian perkara, masih masuk wilayah hukum Polsek Medan Area.

“Undang-undangnya ada itu. Karena itu kan binatang bukan boleh dimakan. Ini ada aturan apalagi itu hewan peliharaan. Pasalnya itu ada, nanti kita cari pasal yang menjerat dia (pelaku) lah,” pungkasnya. (KITAKINI.NEWS)

Lebih baru Lebih lama