Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, Arsyad Lubis. (Foto: Istimewa)

Medan Top - Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Arsyad Lubis menyapaikan agar Satpol PP Kabupaten/Kota terus aktif memantau keadaan sekolah jika ada yang mulai melakukan sekolah tatap muka. Sebab untuk melakukan sekolah tatap muka, maka harus menerapkan protocol kesehatan Covid-19.

"Jika Pemerintah Daerah ada yang tetap ingin membuka sekolah, saya sarankan agar Satpol PP Kabupaten/Kota harus terus melihat dan mengawasinya, apakah kesiapan sekolah sudah sesuai dengan protokol kesehatan apa belum," katanya, Jumat (5/2/2021).

Sementara itu, Plt Kepala Satpol PP Sumut Asren Nasution mengatakan sinergisitas antara Satpol PP Provinsi dengan Kabupaten/Kota sangat penting dilakukan untuk menekan angka kasus Covid-19 di Sumatera Utara.

”Situasi saat ini kalau diibaratkan perang,  ini adalah perang semesta yang menghantam semua aspek kehidupan, oleh karenanya dilawan dengan memberdayakan seluruh potensi anak bangsa. Nah di daerah daerah kita punya Satuan Polisi Pamong Praja, sebagai garda terdepan bersama masyarakat melawan Covid-19," ucap Asren.

Menurutnya, menangkal Covid-19 tidak semata-mata menjadi tugas medis. Sebab hal itu merupakan langkah terakhir pengobatan perawatan kesehatan.

“Tapi sebelum itu langkah pencegahan dan menegakkan Peraturan Kepala Daerah demi ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dan perlindungan masyarakat harus kita jalankan," tambahnya.

Diketahui, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi belum memperbolehkan kegiatan belajar mengajar tatap muka. Larangan tersebut tertuang dalam surat edaran yang ditujukan kepada bupati dan wali kota di Sumut, Senin (4/1/2021) lalu.

"Pembelajaran tatap muka langsung pada awal tahun 2021 di wilayah Provinsi Sumatra Utara ditunda sampai dengan waktu yang tidak ditentukan," kata Edy dalam Surat Edaran Gubernur Sumatra Utara No.420/001/2021, Senin (4/1/2021).

Dalam surat tersebut, Edy juga mengimbau agar pelaksanaan sekolah daring di tiap kabupaten dan kota Sumut dioptimalkan sesuai keadaan, situasi, dan kondisi satuan pendidikan di wilayah masing-masing. Kepala Daerah juga diminta untuk melaporkan kepadanya tiap sekolah yang tetap melakukan pembelajaran tatap muka. "Prioritas utama perlindungan dan kesehatan peserta didik terhindar dari Covid-19," tambahnya. (RED03)

 

 

Lebih baru Lebih lama