Video Kasat Narkoba Polres Pematang Siantar, AKP DS yang tengah dugem di tempat hiburan malam viral di media sosial. (Foto: Istimewa) 

Medan Top - Sebuah video diduga Kasat Narkoba Polres Pematang Siantar, AKP DS tengah asyik joget di tempat hiburan malam viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 14 detik (74 detik) yang beredar itu, tampak pria tersebut mengenakan masker dan celana pendek berjoget di sebuah klub malam.

Pria itu juga joget di atas kursi. Setelah itu dia juga berjoget sambil mengangkat kursi. ‘Lempar-lempar’ sebut pria dia dalam video. Beberapa saat kemudian, pria itu tampak berjalan meninggalkan klub malam itu. Dia lalu berjalan terhuyung-huyung sambil sesekali tetap berjoget. Di narasi video dijelaskan bahwa prilaku pria itu tidak mencerminkan jabatannya sebagai penegak hukum.

“Lihatlah tingkah laku seorang (diduga) Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar yang sedang ketinggian di salah satu tempat hiburan malam. Seharusnya melenyapkan Narkoba ternyata,” tulis pengunggah video.

Menanggapi video viral itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengaku pria di dalam video itu diduga kuat merupakan AKP DS. Saat ini AKP DS juga tengah diperiksa di Propam Polda Sumut.

“Yang bersangkutan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh Bid Propam Polda Sumut,” kata Hadi, Jumat (5/2/2021).

Namun, Hadi belum menjelaskan kapan DS diperiksa begitu juga video itu kapan terjadi. Yang pasti, kata dia, institusinya akan memberikan tindakan tegas bila anggotanya melanggar aturan.

“Jika terbukti, nantinya akan diberikan tindakan dan sanksi yang tegas terhadap yang bersangkutan,” ujar Hadi.

Hadi menegaskan, Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin juga telah mngetahui video viral itu. Dia memastikan Polda Sumut tidak akan kompromi terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang dilakukan Polri apalagi bila terlibat Narkoba.

“Perintah Kapolda sangat tegas berikan tindakan tegas terhadap siapapun penyalahgunaan narkotika,” pungkas Hadi.

Reporter : Syahrial Siregar

(KITAKININEWS/RED03)

Lebih baru Lebih lama