Bobby Nasution saat memantau alat berat milik Dinas PU Kota Medan. (foto : istimewa)


Medan.top
– Wali Kota Medan, Bobby Nasution mempertanyakan penyewaan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan. Lantaran penyewaan alat berat hanya memberikan pendapatan cuma Rp 100 juta per bulan ke kas Pemko Medan.

 

“Dari alat berat yang canggih itu pendapatan cuma Rp 100 juta sebulan. Pendapatan yang kita peroleh, setahun hanya Rp 1,2 miliar. Kenapa sewanya hanya Rp 100 juta sebulan? Saya ingatkan, kalau begitu jangan dululah disewa-sewakan,” sebutnya dalam rapat Pembahasan Penjabaran Visi dan Misi Pemerintah Kota Medan ke RPJMD di Ruang Rapat III Balai Kota, Rabu (17/3/2021).

 

Alumni S-2 Agrobisnis IPB ini meminta Dinas PU memperbaiki citra. Lantaran selama ini, citra Dinas PU Kota Medan sangat negatif di masyarakat. Bobby Nasution juga mengharapkan Kepala Dinas PU dapat menghilangkan sentimen negatif terhadap Dinas PU tersebut. Apalagi saat meninjau gudang penyimpanan alat berat Dinas PU beberapa waktu lalu, Wali Kota melihat banyak alat berat yang bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat.

 

“Saya ingin lihat kondisi alat berat kita. Apa manfaatnya? Karena saya dengar, alat berat kita canggih dibanding milik  Pemko lain di Indonesia. Namun kenapa masih banyak keluhan tentang jalan-jalan kita?” ungkap menantu Presiden Jokowi ini.

 

OPD Dituntut Lebih Kreatif Lagi

 

Dalam rapat ini, kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Wali Kota juga berpesan agar memiliki ide, kreativitas dan target. Baik target pekerjaan maupun waktunya. Wali Kota pun secara terbuka mengatakan siap melakukan tugas yang diberikan kepadanya untuk keberhasilan pekerjaan setiap OPD.

 

“Misalnya, ada OPD yang menemukan kendala atau berbenturan dengan stakeholders di luar yang perlu dikomunikasikan.  Apakah oleh saya, wakil wali kota, atau sekda, beri tahu kami. Biar sama-sama kita selesaikan. Jangan berhenti dan diam kalau ada masalah,” ungkapnya.

 

Bobby Nasution mengatakan, dia tidak ingin selalu mengevaluasi jabatan bawahan. Seluruh OPD diharapkan bekerja maksimal, paham. Serta bisa menjalankan visi dan misi serta program prioritas ini.

 

“Jangan pekerjaan saya hanya mengganti pimpinan OPD yang tidak mampu saja,” ucapnya seraya mengingatkan sekda agar dapat mendorong OPD untuk meningkatkan kinerjanya.

 

Reporter : Amelia Murni

Lebih baru Lebih lama