Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat rapat RPJMD di Balai Kota, Rabu 917/3/2021). (foto : istimewa)


Medan.top
- Wali Kota Medan, Bobby Nasution berang dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemko Medan. Lantaran masukan dan pemikiran yang sering disampaikan kepada OPD-OPD, tak ada yang jalan.

 

“Setiap kali kita rapat saya selalu ingatkan, jangan rapat hanya seremonial. Hadir-hadir saja, tapi tidak diimplementasikan. Sudah saya lihat sejak kemarin, beberapa masukan dan pemikiran yang saya sampaikan tak ada yang jalan,” ungkap Bobby Nasution berang dalam rapat Pembahasan Penjabaran Visi dan Misi Pemerintah Kota Medan ke RPJMD di Ruang Rapat III Balai Kota, Rabu (17/3/2021).

 

Bahkan menantu Presiden Jokowi ini bilang, karena tidak ada program yang jalan. Sampai saat ini, masyarakat masih menilai Pemko Medan tidak maksimal dalam bekerja.

 

"Untuk itu, di rapat hari ini, intinya bagaimana kita bisa mempercepat tercapai tujuan-tujuan. Dan memasukkan visi-misi dalam RPJMD pada lama bulan Agustus ini,” tegasnya.

 

Wali Kota kembali mengingatkan tentang lima progam prioritas yang harus dijalankan. Yakni kesehatan, kebersihan, infrastruktur termasuk soal perbaikan jalan dan drainase, penanganan banjir, dan pembenahan kawasan heritage Kesawan.

 

Semua Program Harus Berujung pada Pertambahan PAD

 

“Dan saya inginkan, semua pelaksanaan program ini berujung pada bertambahnya Pendapatan Asli Daerah Kota Medan pada 2021 ke depan,” ungkapnya

 

Pada rapat itu, Wali Kota juga menyoroti tentang kesehatan. Selain soal pendataan yang belum baik. Ia juga menyayangkan sampai sekarang Covid-19 seluruh wilayah kecamatan di Medan masih Zona Merah. Tidak ada berubah menjadi Kuning dan Hijau.

 

“Apa rencana untuk memperbaiki keadaan? Bagaimana mengubah Zona Merah menjadi Kuning dan Hijau? Bagaimana dengan penerapan 3T, testing, tracing, dan treatmen, maupun 3M?” tanya alumni S-2 Agrobisnis IPB ini.

 

Begitu juga dengan masalah kebersihan. Wali Kota meminta Dinas Kebersihan dan Pertamanan mempunyai perencanaan dan target yang jelas.  “Di mana plus minusnya?” tantang Bobby.

Wali Kota juga menyampaikan keinginan agar seluruh persoalan pembenahan kawasan Kesawan diselesaikan. Termasuk soal perizinan. Penanganan masalah kawasan ini harus menjadi percontohan bagi kawasan lain.

 

Reporter : Amelia Murni

Lebih baru Lebih lama