Pendiri UNPRI dan manajemen foto bersama Dirjen Dikti. (foto : istimewa)


Medan.top
- Universitas Prima Indonesia (UNPRI) diharapkan bisa menjadi trendsetter kampus merdeka. Harapan ini diungkap Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI Prof  Nizam.

 

Dia bilang, UNPRI punya gedung kampus yang lengkap dengan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan perkuliahan. Termasuk rumah sakit pendidikan dengan akreditasi paripurna. Sehingga bisa menghadirkan program studi yang inovatif dan selaras dengan perkembangan zaman.

 

"Diharapkan Univeritas Prima Indonesia mampu menjadi perguruan tinggi 'trendsetter'. Dalam menjalan program Kampus Merdeka Kemendikbud," ungkapnya akhir pekan lalu.

 

Prof Nizam bilang perguruan tinggi pada hakekatnya merupakan tulang punggung bagi kemajuan bangsa dan negara. Ada tiga fungsi utama dari sebuah perguruan tinggi yang baik. Menyiapkan generasi penerus bangsa, menghasilkan insan yang inovatif dan membangun peradabanbangsa yang sesuai dengan founding fathers.

 

“Kita jangan hanya sekadar berjualan hasil bumi, hasil laut dan lain sebagainya. Kita tidak akan pernah lepas dari kalangan ekonomi menengah. Demi menuju negara ekonomi tinggi kita harus dapat menghasilkan inovasi. Tidak ada satu negarapun yang dia maju bukan karena inovasi. Dalam rangka menyiapkan insan dengan dengan kemampuan inovasi yang tinggi agar dapat bersaing dalam era yang kompetitif," jelasnya.

 

Kampus Merdeka Juga Ada di Singapura, China dan AS

 

Program Kampus Merdeka ini istilah lainnya adalah Emancipated Learning. Sebulan yang lalu National University of Singapore sudah menjalankan ini juga. Sebelumnya juga ada Nanyang Technological University China, Massachusetts Institute of Technology, Stamford University. Dan perguruan tinggi besar dari negara maju lainnya sudah menerapkan sebagai semangat dalam rangka kegiatan FGD.

 

Ketua BPH UNPRI Tommy Leonard menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kunjungan pejabat Kemendikbud RI di kampusnya.  "Kunjungan ini akan memberi motivasi dan semangat bagi sivitas akademika agar UNPRI senantiasa menghasilkan universitas dan lulusan berkualitas. UNPRI siap menjadi trendsetter kampus merdeka," ucapnya, Senin (22/3/2021).

 

Turut hadir Direktur Pengembangan dan Kelembagaan Pendidikan Tinggi,  Ridwan. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah 1 Sumatera Utara Prof Ibnu Hajar. Disambut sesuai protokol kesehatan oleh Pendiri UNPRI, I Nyoman Ehrich Lister didampingi Ketua BPH UNPRI, Tommy Leonard, Rektor UNPRI, Prof Chrismis Novalinda Ginting.

 

Reporter : Amelia Murni

Lebih baru Lebih lama