BPJAMSOSTEK siap jalankan Inpres Nomor 2 Tahun 2021. (foto : istimewa)


Medan.top - Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Wilayah Sumbagut, Panji Wibisana mengatakan segera melakukan komunikasi dengan para mitra untuk menjalankan Inpres Nomor 2 Tahun 2021. Baik kepada pemerintah provinsi maupun Kabupaten/Kota serta stakeholder terkait lainnya.

 

"Ini penting segera dilakukan dan dilaksanakan. Mengingat adanya laporan berkala kepada presiden oleh para Stakeholder terutama Pemerintah Daerah," terang Panji Wibisana, Rabu (7/4/2021).

 

Dia berharap dengan kehadiran Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 seluruh pekerja mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, sesuai dengan haknya.

 

Sebelumnya, Presiden RI, Joko Widodo, telah mengesahkan Inpres Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). Dalam inpres tersebut presiden menegaskan seluruh pekerja penerima upah, bukan penerima upah, Pekerja Migran Indonesia. Serta pegawai pemerintah non aparatur sipil negara dan penyelenggara pemilu harus didaftarkan menjadi peserta BPJAMSOSTEK.

 

Sedangkan upaya penegakan kepatuhan kepada badan usaha atau pemberi kerja. Termasuk menjatuhkan sanksi jika ada. Yang terbukti tidak patuh dalam mengimplementasikan program Jamsostek. Menjadi tugas Jaksa Agung yang juga termasuk sebagai pelaksana Inpres 2/2021 tersebut. Presiden Jokowi secara khusus juga meminta Menko PMK untuk memberikan laporan pelaksanaan inpres secara berkala setiap 6 bulan.

 

[caption id="attachment_9664" align="alignnone" width="800"]inpres nomor 2 tahun Anggoro Eko Cahyo. (foto : istimewa)[/caption]

Anggoro Eko Cahyo Akan Pastikan Jajarannya Berkoordinasi Secara Proaktif

 

Sebelumnya, Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Joko Widodo. Ia pun menyambut baik Inpres ini serta akan memastikan seluruh jajarannya untuk berkoordinasi secara proaktif. Juga berkolaborasi dengan seluruh Kementerian/Lembaga dan pimpinan daerah serta Kejaksaan Agung untuk mengawal implementasinya.

 

BPJAMSOSTEK segera bergerak mempersiapkan sistem administrasi, prasarana dan sarana yang dibutuhkan. Serta seluruh personil BPJAMSOSTEK untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dengan stakeholder di seluruh Indonesia.

 

“Ini pekerjaan besar bagi kita semua. Kami juga memastikan telah menyelesaikan semua pekerjaan rumah kami. Seperti meningkatkan pelayanan dengan mengedepankan digitalisasi. Juga terus memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat, termasuk di dalamnya stakeholder pemerintahan," tegasnya.

 

Anggoro menambahkan bahwa sosialisasi masif dipandang perlu. Karena pengetahuan mengenai Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan BPJAMSOSTEK sebagai lembaga penyelenggaranya harus terus dijaga konsistensinya.

 

“Semoga dengan adanya Inpres ini dapat menjadi titik terang perkembangan jaminan sosial ketenagakerjaan. Yakni jaminan yang menyeluruh dan merata bagi seluruh pekerja Indonesia dalam mencapai kesejahteraan,” pungkas Anggoro.

 

Reporter : Amelia Murni

Lebih baru Lebih lama