Masker hasil jahitan Dhani tailor untuk Inalum. (foto : istimewa)


Medan.top - PT Inalum (Persero) memiliki Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang melibatkan UMKM di berbagai jenis usaha. Salah satunya adalah usaha jahit, Dhani Tailor. Usaha yang dikelola oleh Amdhani yang telah bergelut di bidang ini selama lebih dari satu dekade.

 

Keputusan Amdhani untuk terjun ke dunia jahit bermodal dari rasa ingin tahu dan kemauan belajar. Sebelumnya, ia tidak pernah bersinggungan dengan jahit menjahit sama sekali.

 

Di masa pembelajarannya, ia bekerja dengan orang lain kemudian memulai usaha jahitnya sendiri dari nol. Perjalanannya dimulai dari tidak tahu-menahu tentang dunia jahit hingga saat ini sudah menguasai segala jenis jahitan, seperti permak dan membuat beragam model pakaian.

 

Pesanan pakaian yang biasa ia terima adalah setelan seragam dinas dan seragam sekolah. Omzetnya saat itu mencapai enam juta rupiah per bulan. Namun, omzetnya menurun karena pesanan seragam dinas dan seragam sekolah di masa pandemi anjlok secara drastis.

 

Meskipun begitu, ia tidak menyerah pada keadaan. Melihat peluang dari pandemi, ia pun memutuskan untuk membuat masker kain. Masker yang dibuatnya memiliki dua jenis, yaitu masker dua lapis seharga Rp 7.000 per buah dan masker tiga lapis seharga Rp 10.000 per buah.

 

Pesanan Jahit Makin Membludak

 

Sejak tahun 2019 usaha jahit Amdhani menjadi mitra binaan PT Inalum (Persero). Sebelum bermitra dengan PT Inalum (Persero), ia mengerjakan semua jahitannya sendiri. Namun setelah bermitra dengan Inalum usahanya kini semakin maju, dan telah mempekerjakan dua orang pekerja tetap dan empat orang pekerja lepas yang akan dipanggil apabila pesanan jahit membludak.

 

Bantuan pinjaman modal sebesar 20 juta rupiah dari PT Inalum (Persero) dengan biaya administrasi sebesar 3% dan tanpa bunga ia gunakan untuk menambah alat produksinya.

 

Inalum juga memesan masker kain buatan Amdhani sebanyak 8.200 buah. Yaitu untuk dibagikan gratis kepada masyarakat sebagai salah satu upaya perusahaan pelat merah tersebut memutus mata rantai penyebaran Covid-19.  Tentunya juga sebagai upaya untuk membantu membesarkan usaha jahit milik Amdhani.

 

Reporter : Amelia Murni

Lebih baru Lebih lama