Gubernur Edy membahas PSU Labuhanbatu dan Labusel dalam apat evaluasi PSU Pilkada Serentak Tahun 2020 di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Jumat (16/4/2021). (foto : istimewa)


Medan.top
- Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menuturkan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Labuhanbatu dan Labusel rawan. Lantaran cukup banyak PSU, jadi kita perlu mewaspadainya.

 

"Butuh ketegasan dan profesionalitas dari KPU, Bawaslu, Polri dan TNI agar demokrasi di tiga daerah tersebut berjalan dengan baik. Kita tidak ingin hal-hal yang negatif mencederai demokrasi di Sumut,” kata Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. Diungkapkannya usai rapat evaluasi PSU Pilkada Serentak Tahun 2020 di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Jumat (16/4/2021).

 

Gubernur Edy mengungkapkan ada tiga kabupaten yang akan melakukan PSU di Sumut pada 24 April 2021. Yaitu Kabupaten Mandailingnatal, Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan. Di Mandailingnatal ada 3 TPS. Sedangkan Labuhanbatu ada 9 TPS serta Labuhanbatu Selatan 16 TPS.

 

“Masyarakat saya harap lebih dewasa dalam berdemokrasi. Ini memilih kepala daerah yang akan memimpin daerah tersebut beberapa tahun ke depan, masa depan daerah tersebut ada di tangan orang yang kalian pilih,” tegas Edy.

 

Bawaslu Perhatikan Kegiatan Sosial Berbau Money Politik saat PSU Ramadan

 

Politik uang menjadi perhatian Bawaslu dalam PSU Labuhanbatu, Labusel dan Mandailingnatal. Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan, menuturkan politik uang dengan kedok kegiatan sosial bisa dijadikan upaya paslon untuk mendulang suara. Selain itu, Bawaslu juga memiliki perhatian khusus untuk PSU di kawasan PT Torganda. Karena perkebunan ini berada di dua kabupaten yaitu Rokan Hulu, Riau dan Labusel, Sumut. PSU juga dilakukan di area PT Torganda Kabupaten Rokan Hulu karena MK menilai adanya mobilisasi pemilih.

 

“Penyelenggaraannya bertepatan dengan Bulan Puasa dan di bulan ini tentu banyak kegiatan sosial seperti sedekah, sumbangan dan lainnya. Terkait TPS di PT Torganda, di kabupaten Rokan Hulu mereka terlebih dahulu melakukan PSU, tanggal 21 April dan kita tanggal 24 April, jadi kita harus mewaspadai ini,” terang Syafrida.

 

PSU Sumut juga menjadi perhatian khusus Polda Sumut, menurut keterangan Karo Ops Polda Sumut Makmur Ginting, pihaknya telah menurunkan pasukan terbaiknya di tiga daerah tersebut. Selanjutnya, Polda akan mengerahkan Brimob untuk pengawalan hingga PSU selesai.

 

“Kita sudah kirim anggota terbaik kita untuk mengawal ini, dua Kombes, satu AKBP dan satu Kompol. Selanjutnya kita akan kirim Brimob dan pasukan terbaik karena ini menjadi perhatian kita bersama,” kata Ginting.

 

Turut hadir Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin, Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto, Pj Bupati Labuhanbatu Mulyadi Simatupang dan Bupati Labusel Alfi Syahriza. Selain itu juga hadir Forkopimda ketiga daerah yang menyelenggarakan PSU, dan OPD terkait.

 

Redaksi

Lebih baru Lebih lama