Hanson Munthe beberapa waktu lalu sebelum kedatangan Presiden Jokowi ke Nias 2016. (foto : istimewa)


Medan.top - Listrik  sering padam di Nias. Sehingga kondisi ini membuat sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri Forum Pemerhati Listrik Kepulauan Nias prihatin. Kemudian menyurati berbagai pihak, diantaranya Presiden Jokowi, DPR RI, DPD, Ombudsman, dan DPRD.

 

"Kami sudah kirimkan surat kepada berbagai pihak. Sehingga kami sangat berharap listrik sering padam di Nias dapat diminimalisir. Mari sama-sama kita perjuangkan," ujar Ketua Forum Faigizanolo Lase kepada wartawan, Jumat (23/4/2021).

 

Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Sumut, Hanson Munthe pun angkat bicara dan berjanji akan menyuarakan aspirasi mereka.

 

"Kita sudah terima surat mereka. Dari pemerhati listrik Kepulauan Nias yang ditandatangani pak Lase. Kita akan mencoba berkomunikasi dengan pimpinan PLN dan UIP Pembangunan di Sumut," ujar Hanson.

 

Ia juga menyatakan akan meneruskan surat tersebut ke tingkat pusat. Namun akan lebih dahulu berkomunikasi dengan pimpinan daerah. Sehingga lebih terkoordinir.

 

"Kita akan sampaikan ke PLN Pusat, kementerian terkait ataupun Bapak Presiden melalui bantuan DPP. Namun tentu kita akan berkomunikasi dengan pimpinan terkait di Sumut dulu," ujar Hanson.

 

Pihaknya menyesalkan tidak selesainya permasalahan listrik di Nias. Mereka yakin kunjungan Presiden Jokowi Agustus 2016 lalu akan menyelesaikan masalah kelistrikan.

 

"Kita pantau terus (masalah kelistrikan Sumut). Ini merupakan salah satu yang kita sampaikan kepada pak Jokowi pada tahun 2015 silam. Membangun Pembangkit Listrik. Serta ini program Pak Jokowi tahun 2016 kemarin adalah Nias Terang, kita akan tinjau. Ini masalah serius," papar Hanson.

 

Ia berharap semua pihak bisa berkolaborasi, termasuk Unit Induk Pembangunan (UIP) sebagai tim pembangunan. Serta PLN sebagai manajemen kelistrikan dan masyarakat sebagai pemakai bersama menjaga fasilitas umum kelistrikan. Sehingga masalah kelistrikan Nias bisa teratasi.

 

Redaksi

Lebih baru Lebih lama