Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (foto : kominfo)


Medan.top
- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengungkapkan, hingga Senin (12/4/2021), sebanyak Rp 11,361 triliun dana desa sudah masuk ke rekening desa.

 

Ditambahkan Abdul Halim, upaya percepatan penyaluran dana desa terus dilakukan. Sehingga bisa segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa. Percepatan penyaluran ini penting dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di Bulan Ramadan.

 

“Saya sangat berharap, tolong kepada kepala desa, perangkat desa, yang Dana Desa-nya sudah ada. Plotting BLT Desa yang sudah disiapkan, segera salurkan. Supaya bisa dimanfaatkan untuk menopang kebutuhan warga desa di Bulan Ramadan ini,” ujar Mendes PDTT

 

Abdul Halim bilang, aturan peniadaan mudik akan berdampak pada penurunan aktivitas ekonomi warga desa pada momen perayaan Idulfitri tahun ini. Mengatasi hal tersebut, Kemendes PDTT berupaya mengoptimalkan dana desa sudah bisa untuk BLT Desa dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Di samping adanya berbagai program jaring pengaman sosial lainnya. Seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sembako, dan sebagainya.

 

“Alhamdulillah, berkat kebijakan Presiden, dana yang ada di APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja) ini digelontorkan sedemikian rupa ke desa. Ada PKH, Bantuan Pangan Non Tunai, ada [Bantuan] Sembako. Nah terkait Program Dana Desa ada BLT dan Padat Karya Tunai Desa,” ujarnya.

 

Disampaikan Abdul Halim, BLT dan PKTD menjadi salah satu andalan Kemendes PDTT untuk dapat meningkatkan daya beli masyarakat di desa.

 

“Meskipun belum bisa menggantikan totalitas perputaran duit pada saat musim mudik lebaran di waktu sebelum pandemi Covid-19 dengan kondisi sekarang, tapi dengan adanya penopang jaring pengaman sosial ini pasti suasana desa akan sedikit tertolong,” tandasnya.

 

Redaksi

Lebih baru Lebih lama