Pengukuhan Pengurus MUI Kota Medan. (foto : istimewa)


Medan.top - Pengurus MUI Kota Medan masa khidmat 2021-2026 dikukuhkan, Selasa (27/4/2021) di Aula Kantor MUI Kota Medan, Jalan Amaliun Medan.

 

Pengukuhan dan Ta'aruf pengurus MUI Kota Medan mengambil tema meningkatkan peran ulama membangun Kota Medan Rahmatan Lil'alamin. Penyelenggaraan dalam dua tahap dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan penyebaran Covid-19.

 

Kegiatan dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Medan, Prof Mohd Hatta, para Wakil-wakil Ketua Umum MUI Kota Medan. Serta Sekretaris Umum MUI Kota Medan, Syukri Albani Nasution.

 

"Kita harus bertekad mewujudkan visi dan misi ini, dan juga untuk meningkatkan peran ulama dalam membangun warga Kota Medan yang Rahmatan Lil'alamin," ujar Ketua Umum MUI Kota Medan, H Hasan Matsum, dalam sambutannya.

 

Ia menjelaskan, MUI merupakan lembaga bersifat keagamaan, independen dan kemasyarakatan. Karenanya MUI tidak bisa dipaksa demi kepentingan satu pihak. Terutama dalam mengeluarkan fatwa. "MUI itu lembaga independen murni, mengeluarkan fatwa berdasarkan kebutuhan umat," ucapnya.

 

Pengurus MUI harus mencerminkan keagaman. Meski tidak semua pengurus MUI merupakan ulama, tapi ada juga cendikiawan dan zu'ama.

 

Ia bilang, pengurus MUI harus inklusif. Yakni jangan tertutup terhadap orang luar. Karena MUI tidak hanya berurusan dengan umat Islam saja tapi juga sering menerima konsultasi dari umat non muslim. "Untuk itu, pengurus MUI harus tahu tentang perannya," pesan Matsum.

Hatta : Pengurus Harus Munculkan Tanggungjawab Membangun Keumatan

 

Sementara, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Medan, Prof DrMohd Hatta, mengingatkan seluruh pengurus memunculkan tanggungjawabnya membangun keumatan. Ada 4 sifat Rasulullah yang harus menjadi contoh teladan umat Islam. Karenanya, pengurus MUI juga harus menerapkan tabliq, menjadi contoh masyarakat.

 

"Karena ada keluhan, ada pengurus tidak pernah ke masjid salat berjamaah. Untuk itu jadikan kita menjadi contoh teladan yang baik salah satunya memenuhi masjid untuk berdakwa," tandasnya.

 

Reporter : Amelia Murni

Lebih baru Lebih lama