Tokopedia Luncurkan Program Loyalitas ‘TokoPoints’ . (foto : istimewa)


Medan.top
- Program loyalitas Tokopedia, meluncurkan kembali TokoPoints. Dengan ini, pengguna bisa mendapatkan TokoPoints melalui setiap pembelanjaan produk fisik di Tokopedia dengan menggunakan metode pembayaran apapun.

Pengguna bisa mendapatkan TokoPoints tanpa ada batas minimum/maksimum penukaran poin untuk semua transaksi produk fisik dan berbagai produk digital. Pemakaian TokoPoints untuk transaksi produk fisik juga bersamaan dengan promo lainnya dan Bebas Ongkir secara bersamaan.

“Seiring dengan berevolusinya TokoPoints, kami berharap dapat meningkatkan pengalaman berbelanja pengguna dan memberikan keuntungan lebih banyak di dalam ekosistem Tokopedia,” jelas ‎Senior Lead Product Manager (Retention & Loyalty) Tokopedia, Gabriella Kawilarang dalam siaran tertulisnya, Senin (5/4/2021).

Gabriella juga menyampaikan belanja online semakin menjadi andalan masyarakat di tengah pandemi. "Terbukti dari peningkatan jumlah pengguna aktif bulanan Tokopedia yang telah melebihi 100 juta saat ini," ungkapnya.

Tokopedia juga mencatatkan bahwa kategori Makanan dan Minuman, Perawatan Hewan, Kesehatan, Perlengkapan Pesta dan Craft, serta Buku menjadi lima kategori dengan peningkatan transaksi paling tinggi selama kuartal pertama 2021.

“Tren itu mendorong Tokopedia meluncurkan kembali TokoPoints, yang diharapkan menawarkan lebih banyak nilai tambah kepada pengguna. Ini merupakan wujud komitmen kami untuk #SelaluAdaSelaluBisa mempermudah kehidupan masyarakat bahkan di tengah pandemi,” tambah Gabriella.

Masyarakat bisa mendapatkan informasi lebih lengkap terkait TokoPoints di halaman berikut: https://www.tokopedia.com/help/article/apa-itu-tokopoints.

“Tokopedia akan terus berkolaborasi bersama mitra strategis untuk menghadirkan pengalaman belanja yang lebih inklusif. Juga menarik dan efisien bagi masyarakat-melalui berbagai penawaran spesial dan harga transparan-semua lewat genggaman tangan,” kata Gabriella.

Upaya bersama ini, lanjutnya, bisa mendorong lebih banyak masyarakat mengadopsi platform digital. "Baik dalam memenuhi kebutuhan harian hingga mencapai lebih, demi sekaligus membantu pemulihan ekonomi nasional lewat teknologi,” tutup Gabriella.

Redaksi

Lebih baru Lebih lama