Sampul buku Mendidik Anak Tanpa Kasar. (foto : istimewa)


Medan.top
- Muhammad Syafi’i Saragih menulis buku Mendidik Anak Tanpa Kasar. Buku ini akan menjadi salah satu bahasan dalam peluncuran Yayasan Kesejahteraan Anak Pesisir Indonesia (YKAPI).

 

Ia mengatakan keistimewanya buku “Mendidik Anak Tanpa Kasar” dari aspek judul sangat sederhana dan membumi untuk dipahami publik. Termasuk orangtua dan tenaga pendidik yang akan menjadi user utama dari buku ini.

 

"Kemudian dari aspek isi, selain ada contoh-contoh kekerasan pada anak. Tema pembahasan juga sangat dekat praktik-praktik yang selama ini menjadi kebiasaan dalam mendidik anak," katanya, Selasa (6/4/2021).

 

Dijelaskan kekerasan terhadap anak di berbagai ruang kehidupan masih sangat tinggi. Kondisi ini menjadi kekhwatiran kita semua. Bahkan ruang-ruang terdekat anak menjadi ruang paling tinggi terjadinya kekerasan.

 

Tindakan-tindakan reaksional dalam menghadapi kasus kekerasan masih menjadi pola penanganan kekerasan terhadap anak. Ketika ada kasus kekerasan anak yang viral di media. Maka reaksi akan muncul dari pejabat dan publik, dari tingkat nasional sampai daerah.

 

Namun peristiwa peristiwa tersebut tidak mengubah apapun. Baik kebijakan maupun pendekatan untuk merespon kasus secara holistik dan sistematis. Yakni pada tingkat pencegahan, penanganan, dan pemulihan. Respon akan kembali meredup, seiring meredupnya publikasi dan kritik dari masyarakat.

 

Buku kedua Muhammad Syafi’i Saragih berjudul “Mendidik Anak Tanpa Kasar”, merupakan oasis. Ditengah minimnya upaya-upaya pencegahan yang menyasar keluarga dan sekolah. Yang di motori langsung oleh aktor pendidik dan kelompok masyarakat.

 

YKAPI Ingin Sebarluaskan Pesan yang Terkandung dalam Buku

 

Dengan terbitnya buku ini maka untuk menjangkau lebih luas dan sekaligus mendalami isi buku dari berbagai sudut pandang. YKAPI juga tertarik untuk melakukan seminar dalam rangka membedah subtansi buku tersebut. YKAPI adalah organisasi sosial yang baru berdiri, akan memanfaatkan kegiatan ini untuk Peluncuran Organisasi. Seminar online ini akan digelar Sabtu (10/4/2021).

 

"Kita ingin menyebarluaskan pesan yang terkandung dalam isi buku. Sekaligus respon terhadap masih tingginya kasus-kasus kekerasan terhadap anak didalam keluarga, lingkungan sekolah dan di masyarakat," jelas Direktur YKAPI, Lukman.

 

Kemudian menguatkan kemitraan dalam pemenuhan dan perlindungan anak, khususnya di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Makanya, hadir pembedah kompeten. Yakni dari pendidik, psikolog juga organisasi yang konsern pada pendidikan anak.

 

Reporter : Amelia Murni

Lebih baru Lebih lama