Kapoldasu, Gubsu dan Pangdam I/BB Tinjau Lokasi Longsor di Tapanuli Selatan. (foto : instagram)


Medan.top - Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, meminta tim gabungan agar menangani bencana longsor di Batangtoru dengan cepat dan tepat. Yakni terdiri dari Polres Tapanuli Selatan, TNI, BPBD, Batalyon C Brimobdasu, dan Basarnas.

 

"Kerahkan segala kemampuan kalian dengan baik. Lakukan penanganan korban dengan tepat dan bekerjasama dalam melakukan SAR," katanya kala meninjau lokasi bencana longsor bersama Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan  Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanuddin, Minggu (2/5/2021).

 

Sebelum meninjau lokasi longsor, rombongan Kapolda Sumut berpatroli udara terlebih dahulu melihat situasi terkini pasca musibah longsor yang terjadi. Kemudian dilaksanakan rapat koordinasi penanganan longsor di Posko Terpadu Bencana Alam Tapanuli Selatan di Kecamatan Marancar.

 

Seperti diketahui, musibah bencana alam tanah longsor terjadi pada Kamis (29/4/2021) sekitar jam 06.30 WIB. Sebagian material longsor jatuh ke dasar Sungai Batang Toru. Sehingga mengakibatkan 13 korban tertimbun longsor di PLTA Batang Toru, Desa Marancar, Tapanuli Selatan.

 

Tim gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, masyarakat, perusahaan dan pihak terkait lainnya pun bergerak cepat. Yakni mengevakuasi para korban dan 5 korban yang berhasil ditemukan dan dievakuasi, kemarin.

Mengevakuasi

 

Laporan terkini, personil gabungan Brimob Polda Sumut bersama TNI dan Basarnas kembali berhasil temukan jenazah korban tanah longsor PLTA Batang Toru. Yaitu di aliran sungai Batang Toru, Senin (3/5/21) pagi.

 

Bersama dengan Danramil dan Kapolsek Batang Toru, personil gabungan temukan 2 jenazah. Terdiri dari jenazah anak anak jenis kelamin laki-laki dan jenazah laki-laki dewasa.

 

“Benar tadi personil gabungan TNI POLRI dan Basarnas temukan jenazah di aliran sungai Batang Toru," jelas Danyon C Pelopor Kompol Buala Zega.

 

Personil gabungan menemukan kedua jenazah tersebut sekitar Pukul 00.30 Wib dan pukul 02.10 Wib. Sedangkan identitas kedua korban masih dalam proses identifikikasi oleh personil atau instansi terkait.

 

Proses pencarian yang kita lakukan memakan waktu hampir kurang 6 jam. Dan Puji Tuhan personil gabungan di lapangan berhasil temukan kedua korban tersebut," tukas Kompol Buala Zega.

 

Redaksi

Lebih baru Lebih lama